Church
7 min read

Sejarah GerejaOrthodox

Fray Dalton

Fray Dalton

Diterbitkan pada April 14, 2026

Sejarah Gereja Ortodoks dimulai dalam Kisah Para Rasul, dengan turunnya Roh Kudus:

Ketika hari Pentakosta tiba, mereka semua berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba terdengar suara dari langit seperti tiupan angin kencang yang memenuhi seluruh rumah tempat mereka duduk. Lalu tampaklah lidah-lidah seperti api yang bertebaran dan hinggap di atas masing-masing mereka. Mereka semua dipenuhi Roh Kudus dan mulai berbicara dalam bahasa-bahasa lain, sebagaimana Roh memberi mereka kemampuan

(Kisah Para Rasul 2:1-4)

Lalu pada teks ini pula disebutkan bahwa pada hari yang sama, setelah Js. Petrus berkhotbah, orang-orang yang menerima perkataannya dibaptis, membentuk komunitas Kristen pertama di Yerusalem.

Pada hari itu sekitar tiga ribu jiwa ditambahkan

(Kisah 2:41)

Komunitas pertama ini, dipimpin oleh Js. Yakobus, Saudara Tuhan (uskup pertama Yerusalem), kemudian tercerai-berai akibat penganiayaan setelah kemartiran Js. Stefanus:

Pada hari itu pecahlah penganiayaan besar terhadap gereja di Yerusalem; mereka semua tersebar ke seluruh wilayah Yudea dan Samaria, kecuali para Rasul

(Kisah 8:1)

Sambil tetap setia pada perintah Tuhan untuk “pergilah…jadikanlah semua bangsa murid-Ku, baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus” (Mat. 28:19), para Rasul memberitakan Injil ke mana pun mereka pergi, mulanya baru kepada orang Yahudi lalu pemberitaan terus disebar ke bangsa-bangsa lain. Dalam waktu singkat, komunitas Kristen bermunculan di pusat-pusat dunia Romawi dan sekitarnya. Kisah mereka tercatat dalam Kisah Para Rasul dan tradisi internal Gereja Ortodoks.

Para Rasul Kudus

  1. Js. Andreas yang Pertama Dipanggil
    • Latar Belakang: Nelayan dari Betsaida, saudara Js Petrus.
    • Kisah: Dipanggil pertama kali oleh Yesus (Yoh. 1:37-40). Menurut tradisi, wafat sebagai martir di Patras, Yunani, di salib berbentuk X (Salib Js Andreas). Diyakini pernah mengunjungi Rusia (Kiev).
    • Hari Raya: 30 November.
  2. Js. Bartolomeus
    • Identitas: Diyakini sebagai Natanael dalam Yoh. 1:45-51.
    • Misi: Berkhotbah di Lycaonia, India, dan Armenia. Wafat dikuliti hidup-hidup.
    • Hari Raya: 11 Juni.
  3. Js. Yakobus Tua
    • Latar Belakang: Saudara Js Yohanes Penginjil, anak Zebedeus.
    • Kisah: Dipenggal oleh Raja Agripa (Kisah 12:2). Diyakini berkhotbah di Spanyol.
    • Hari Raya: 30 April.
  4. Js. Yakobus Muda
    • Latar Belakang: Saudara Js Matius, disebut “anak Maria” (Mark. 16:1).
    • Misi: Berkhotbah di Yudea, Edessa, Gaza, dan Mesir. Wafat disalib.
    • Hari Raya: 9 Oktober.
  5. Js. Yohanes Sang Teolog
    • Peran: Rasul yang “dikasihi Yesus” (Yoh. 13:23), penulis Injil Yohanes, Surat-surat, dan Wahyu.
    • Kisah: Merawat Maria, Bunda Allah, hingga akhir hidupnya. Wafat di usia lanjut (~100 M).
    • Hari Raya: 8 Mei dan 26 September.
  6. Js. Yudas (Tadeus/Lebai)
    • Identitas: Saudara Yakobus, penulis Surat Yudas.
    • Misi: Berkhotbah di Suriah dan Persia. Wafat martir bersama Js Simon Zelot.
    • Hari Raya: 19 Juni.
  7. Js. Matius
    • Latar Belakang: Pemungut cukai (Mark. 2:14), saudara Yakobus Muda.
    • Karya: Menulis Injil Matius untuk orang Ibrani. Wafat di Ethiopia.
    • Hari Raya: 16 November.
  8. Js. Matias
    • Pemilihan: Menggantikan Yudas Iskariot (Kisah 1:15-26).
    • Misi: Berkhotbah di Ethiopia dan Armenia. Wafat disalib.
    • Hari Raya: 9 Agustus.
  9. Js. Petrus
    • Peran: Pemimpin para Rasul, penerima janji “di atas batu karang ini Aku akan mendirikan Gereja-Ku” (Mat. 16:18).
    • Kisah: Disalib terbalik di Roma. Dua Surat Petrus dianggap karyanya.
    • Hari Raya: 29 Juni (bersama Js Paulus).
  10. Js. Filipus
    • Misi: Berkhotbah di Frigia. Hari rayanya (14 November) menandai awal Puasa Natal (Puasa Js Filipus).
  11. Js. Simon Zelot
    • Misi: Berkhotbah di Mesir, Afrika, hingga Britania. Wafat disalib.
    • Hari Raya: 10 Mei.
  12. Js. Thomas
    • Kisah: Awalnya ragu kebangkitan Yesus (Yoh. 20:24-28). Membangun Gereja di India.
    • Hari Raya: 6 Oktober dan Minggu Thomas (Minggu setelah Paskah).
  13. Yudas Iskariot
    • Pengkhianatan: Menyerahkan Yesus untuk 30 keping perak. Bunuh diri dengan gantung diri (Mat. 27:3-10).
  14. Js. Paulus
    • Latar Belakang: Farisi, murid Gamaliel. Awalnya penganiaya Kristen.
    • Pertobatan: Penglihatan di jalan ke Damaskus (Kisah 9:1-22).
    • Karya: Rasul untuk bangsa-bangsa non-Yahudi. Penulis 14 Surat dalam Perjanjian Baru. Wafat dipenggal di Roma.
    • Hari Raya: 29 Juni (bersama Petrus).

Rasul-Rasul Lain

  1. Js. Barnabas
    • Peran: Rekan Js Paulus, pendiri Gereja Siprus.
    • Hari Raya: 11 Juni (bersama Bartolomeus).
  2. Js. Yakobus Saudara Tuhan
    • Peran: Uskup pertama Yerusalem, pemimpin Konsili Yerusalem (Kisah 15). Wafat dilempar dari tembok Bait Allah.
    • Karya: Penulis Surat Yakobus.
    • Hari Raya: 23 Oktober.
  3. Js. Lukas
    • Peran: Penulis Injil Lukas dan Kisah Para Rasul, dokter terkasih (Kol. 4:14).
    • Tradisi: Pelukis ikon pertama Bunda Maria.
    • Hari Raya: 18 Oktober.
  4. Js. Markus
    • Karya: Penulis Injil Markus, pendiri Gereja Alexandria.
    • Hari Raya: 25 April.

Penganiayaan Awal

Selama tiga abad pertama, Gereja mengalami penganiayaan yang sporadis dan kejam. Martir-martir seperti Js. Ignatius dari Antiokhia, Js. Polikarpus dari Smirna, dan Js. Siprianus dari Kartago menjadi simbol keteguhan iman.

Pada 312 M, Kaisar Konstantinus melihat visi salib dengan tulisan “Dengan tanda ini, menang!” Setelah memenangkan pertempuran, ia mengeluarkan Maklumat Milan (313) yang mengakui toleransi Kristen. Pada 380 M, Kaisar Theodosius menjadikan Kristen sebagai agama resmi Kekaisaran Romawi.

Tujuh Konsili Ekumenis

  1. Nicea I (325)
    • Isu: Menolak Arianisme (menyangkal keilahian Yesus).
    • Keputusan: Yesus “satu dalam esensi” (homoousios) dengan Bapa.
    • Struktur: Mengakui tiga Takhta utama (Roma, Alexandria, Antiokhia).
  2. Konstantinopel I (381)
    • Isu: Menegaskan keilahian Roh Kudus.
    • Keputusan: Menambahkan klausa “Yang keluar dari Bapa” dalam Syahadat Nicea.
  3. Efesus (431)
    • Isu: Menolak Nestorianisme (memisahkan kodrat ilahi dan manusia Yesus).
    • Keputusan: Maria adalah Theotokos (Bunda Allah).
  4. Kalsedon (451)
    • Isu: Menolak Monofisitisme (kodrat ilahi menyerap kodrat manusia).
    • Keputusan: Yesus memiliki dua kodrat (ilahi & manusia) yang tak terpisah.
  5. Konstantinopel II (553)
    • Isu: Menolak ajaran Origenes (pra-eksistensi jiwa).
  6. Konstantinopel III (680-681)
    • Isu: Menolak Monoteletisme (satu kehendak Kristus).
    • Keputusan Yesus memiliki dua kehendak (manusia & ilahi).
  7. Nicea II (787)
    • Isu: Membenarkan penghormatan ikon melawan Iconoclast (penghancur ikon).

Skisma Besar (1054)

Hingga berujung gejolak hebat di dalam ajaran gereja, mengakibatkan pemisahan Gereja Ortodoks dan Katolik Roma yang dipicu oleh:

  1. Otoritas Paus: Ortodoks menolak supremasi Paus, mengakui konsili ekumenis sebagai otoritas tertinggi.
  2. Filioque: Tambahan “dan Anak” dalam Syahadat Nicea (Roh Kudus keluar dari Bapa dan Anak) ditolak Ortodoks.

Perpecahan makin diperparah dalam Penjarahan Konstantinopel oleh Tentara Salib (1204).

Bapa-Bapa Gereja Penting

  1. Zaman Awal:
    • Js. Ignatius dari Antiokhia (†107): Penulis “7 Surat tentang struktur Gereja”
    • Js. Siprianus dari Kartago (†258): Penulis “Kesatuan Gereja Katolik”
  2. Bizantium Awal:
    • Js. Antonius Agung (†356): Bapa Monastisisme.
    • Js. Yohanes Krisostomus (†407): Penulis “Liturgi Yohanes Krisostom”
  3. Bizantium Akhir:
    • Js. Gregorius Palamas (†1360): Pembela Hesikasme (kontemplasi dalam keheningan).
    • Js. Markus dari Efesus (†1444): Penentang Konsili Florence (1439).

Misi ke Slavia & Rusia

  1. Js. Sirilus dan Metodius (abad ke-9):
    • Menciptakan alfabet Kiril.
    • Menerjemahkan Alkitab ke bahasa Slavia.
  2. Pangeran Vladimir dari Kiev (988):
    • Memilih Ortodoks setelah utusannya terkesan liturgi di Konstantinopel.
    • Membaptis rakyat Rusia di Sungai Dnieper.

Gereja Rusia

  • Pusat dipindahkan ke Moskwa (1326)
  • Menjadi pelindung Ortodoks setelah kejatuhan Bizantium (1453)
  • Patriarkat Moskwa didirikan (1589)

Pemulihan Iman & Terbentuknya TOC dengan GOC

Rusia

Russian True Orthodox Church (TOC Rusia) muncul setelah Revolusi Rusia 1917. Sebagian Klerus menolak kerja sama Russian Orthodox Church dengan rezim Soviet (Sergianisme), lalu membentuk komunitas bawah tanah (“Catacomb Church”) untuk mempertahankan kemurnian iman.

Yunani

True Orthodox Church of Greece terbentuk tahun 1920-an setelah Church of Greece mengadopsi kalender baru (Ekumenisme). Kelompok yang menolak perubahan ini (Old Calendarists) memisahkan diri demi mempertahankan tradisi liturgi lama dan menghindari kejatuhan dalam kebidatan.

Keduanya lahir dari penolakan terhadap perubahan dan kompromi iman (Sergianisme dan Ekumenisme) yang dianggap menyimpang dari tradisi Gereja.

Indonesia

Gereja Orthodox di Indonesia sendiri dimulai dari perjalanan Episkop Daniel dari Nikopolis dan seluruh Indonesia yang memulai pelayanan sejak 8 Juni 1988, dan sejak 2019 di bawah Sinode Kudus Gereja Orthodox Yunani Sejati, dengan Episkop Agung Kalinikos dari Athena dan seluruh Yunani dan Metropolitan Photios.

Gereja Ortodoks tetap menjadi saksi iman para Rasul, membuktikan janji Kristus:

Gerbang maut tidak akan menguasainya

(Matius 16:18)

Lanjutkan Perjalanan

Renungan lanjutan bagi jiwa yang beriman

Lihat Semua Tulisan

Bergabunglah dengan Gulungan yang Hidup

Terima renungan rohani mingguan, pembaruan liturgi, dan tulisan dari para Bapa Gereja langsung di kotak masuk Anda.