Church
2 min read

Kilas balik:Penerimaan Romo Rahib Demetrios

Fray Dalton

Fray Dalton

Published on May 10, 2026

Kilas balik: Penerimaan Romo Rahib Demetrios

Kilas balik: Penerimaan Romo Rahib Demetrios

Pada Minggu, 30 Juli 2023, Rm. Yakobus mendampingi Romo Presbiter Rahib Demetrios dalam proses penyerahan surat pengunduran dirinya dari lingkungan Gereja Ortodoks Rusia. Surat tersebut disampaikan ke Gereja St. Thomas, Gandaria, Jakarta.

Sebelum itu, Romo Rahib Demetrios, yang dahulu ditahbiskan di Patriarkat Moskow dan sebelumnya dikenal dengan nama Romo Presbiter Rahib Kyrill, telah mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Gereja Orthodox Yunani Sejati. Permohonan tersebut kemudian dijawab oleh Metropolitan Photios, yang menyatakan bahwa beliau diterima dalam Sinode Kudus Gereja Orthodox Yunani Sejati dan ditempatkan di bawah pembinaan Episkop Daniel dari Nikopolis.

Surat Pernyataan Rm. Rhb. Demetrios

Bagi kami, momen ini bukan sekadar catatan perpindahan yurisdiksi. Ada sisi hati nurani dan keberanian gerejawi di dalamnya. Secara pribadi, saya memandang Romo Rahib Demetrios sebagai seorang rohaniwan yang patut dihormati karena berani mengambil langkah keluar dari lingkungan Gereja Rusia. Kalau pun di masa lalu ada keterlibatan dalam tradisi atau struktur yang oleh sebagian orang dikritik dekat dengan Sergianisme, itu tidak menutup kemungkinan adanya pertobatan, pelurusan sikap, dan pilihan baru yang dianggap lebih benar secara gerejawi.

Namun tetap perlu dibedakan antara status rohani dan status legal kelembagaan. Dalam konteks Indonesia, kelompok atau pelayanan yang belum memiliki legalitas gerejawi yang diakui negara akan menghadapi keterbatasan dalam ranah administratif. Artinya, dokumen-dokumen seperti surat baptisan atau dokumen pernikahan gerejawi belum tentu memiliki pengakuan resmi dalam urusan sipil.

Di sisi lain, Gereja Orthodox Indonesia (GOI) telah berdiri sebagai badan gereja yang sah dan memiliki legalitas untuk menjalankan pelayanan dan melayani umat secara resmi di Indonesia. Karena itu, bagi kami Gereja harus tetap berdiri demi pelayanan kepada Tuhan dan umat, bukan demi kepentingan negara tertentu, bukan demi pengaruh politik, dan bukan demi keuntungan finansial.

Karena itu, kilas balik ini penting bukan untuk membuka polemik lama, tapi untuk mengingat bahwa dalam kehidupan Gereja, keberanian pribadi tetap perlu dihormati, namun ketertiban gerejawi, kejelasan yurisdiksi, dan legalitas pelayanan juga tidak bisa diabaikan.

Sumber: https://gerejaorthodox.id/penerimaan-presbiter-rahib-dimitrios/

Continue the Journey

Further reflections for the faithful soul

View All Posts

Join the Living Scroll

Receive weekly spiritual reflections, liturgical updates, and writings from the Fathers directly in your sanctuary of inbox.